Partisipasi Masyarakat Desa Bobawa - Berita Desa
Pembangunan Desa

Partisipasi Masyarakat Desa Bobawa

Desa Bobawa, yang terletak di Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, menjadi sorotan publik karena pendekatannya yang unik terhadap pembangunan desa. Di sini, partisipasi masyarakat bukan hanya sekadar konsep, tetapi menjadi tulang punggung dari setiap langkah pembangunan yang diambil. Dalam suasana haru dan semangat gotong royong, warga Bobawa telah berhasil mengukir perubahan yang berkelanjutan. Partisipasi Masyarakat Desa Bobawa.

Kepala Desa Bobawa, Bapak Petrus Raga, menyatakan bahwa partisipasi masyarakat adalah kunci utama dalam mewujudkan visi pembangunan desa yang lebih baik. “Kami percaya bahwa masyarakat harus menjadi agen perubahan dalam pembangunan desa mereka sendiri,” ujarnya dengan penuh keyakinan. “Kami memulai dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi setiap program pembangunan.”

Partisipasi Masyarakat di Desa Bobawa

Salah satu contoh nyata dari partisipasi masyarakat adalah proyek pembangunan Saluran Irigasi Tersier yang telah menjadi prioritas bersama. Dengan gotong royong, warga Bobawa secara sukarela turun tangan untuk membersihkan jalur yang akan dibangun, mempersiapkan material konstruksi, dan bahkan menyumbangkan sebagian dari tanah mereka untuk pembangunan jalan tersebut.

“Bukan hanya pembangunan Saluran Irigasi, tetapi semangat gotong royong ini telah membawa kami lebih dekat satu sama lain,” kata Ibu Kornelia, seorang ibu rumah tangga yang aktif dalam kegiatan sosial masyarakat. “Kami belajar untuk saling mendukung dan bekerja sama demi kepentingan bersama.”

Partisipasi Masyarakat di Desa Bobawa
Partisipasi Masyarakat di Desa Bobawa

Tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi partisipasi masyarakat juga tercermin dalam program-program pendidikan dan kesehatan. Sebuah komite pendidikan desa yang melibatkan orang tua, guru, dan tokoh masyarakat telah membentuk setiap anak di Desa Bobawa mendapatkan akses pendidikan yang layak. Begitu juga dengan komite kesehatan desa yang aktif dalam menyelenggarakan kampanye kesehatan, pemeriksaan rutin, dan pengelolaan fasilitas kesehatan desa.

Meskipun berhasil mencapai banyak pencapaian, tantangan tetap ada. Salah satunya adalah keterbatasan sumber daya dan dana yang sering menjadi hambatan dalam melaksanakan program-program pembangunan. Namun, semangat gotong royong dan kebersamaan yang mengakar kuat di hati setiap warga Bobawa telah membantu mengatasi hambatan tersebut.

“Dengan bersatu, kami percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin,” ujar Bapak Rivan Waso, seorang petani yang aktif dalam kegiatan pertanian organik di desa. “Kami adalah bukti hidup bahwa ketika masyarakat bersatu, mereka bisa mengubah nasib mereka sendiri.”

Di tengah semangat perjuangan dan harapan yang membara, Desa Bobawa terus melangkah maju sebagai contoh nyata bagaimana partisipasi masyarakat bukan hanya sekadar kata-kata, tetapi menjadi kekuatan yang mampu mengubah dunia. Dengan tekad yang kuat dan semangat gotong royong yang mengalir dalam setiap nadi, Desa Bobawa bersiap untuk menulis bab baru dalam sejarah pembangunan desa yang berkelanjutan dan inklusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *